Posts Tagged ‘ etika berbusana ’

Etika Busana Wanita Muslimah

Prof. Dr. JAMAL A. BADAWI

Bagi sebagian orang, menulis wacana berkenaan dengan busana wanita Muslimah dipandang sebagai bahasan yang ‘enteng’. Akan tetapi, sesungguhnya syari’ah Islam telah menentukan baginya dimensi sosial, moral dan legal yang solid.

Satu persyaratan mendasar untuk menjadi seorang mukmin sejati menurut al-Qur’an al-Karim adalah dengan cara menjadikan opini, perasaan dan kecenderungan seseorang tunduk kepada apasaja yang Allah dan Rasul-Nya putuskan dan tetapkan:

“Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak pula bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan yang lain tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata” (Al-Ahzab: 36).

Oleh sebab itu, menempatkan opini pribadi, perasaan atau kecenderungan seseorang di atas atau pada tingkat yang sama dengan perintah-perintah Allah swt. merupakan papan kesombongan atau kepongahan teratas umat manusia yang tidak bisa ditolerir. Ini berarti — sebagai efeknya — bahwa seorang mahluk fana meresponi petunjuk Allah dengan kira-kira me-ngatakan: “Wahai Sang Pencipta diriku! Hukum-Mu adalah opini-Mu pribadi; aku mempunyai opiniku sendiri, selain itu akupun amat mengetahui apa yang terbaik bagi diriku.” Sikap seperti ini hanya cocok bagi orang-orang kafir dan orang-orang munafik, tetapi tidak bagi orang-orang yang beriman, tidak jadi soal betapa belum sempurnanya orang tersebut dalam mengimplementasikan Islam dalam kehidupannya. Continue reading

Advertisements