Archive for the ‘ cerpen ’ Category

“Aku ini Ganesha atau Ganes Bunda?”

Cerpen Sandra Yuliana

Ganesha Hartini seorang wanita yang cantik berkrudung putih, wajahnya sangat berbinar-binar karena terdapat pancaran cahaya di kulit wajahnya yang putih merona. Setiap orang yang melihatnya, siapapun orangnya baik laki-laki atau wanita pasti tenang dan senang bila berada dekat dengan dia.

Ganesha lahir dari rahim seorang ibu yang bernama suhartini dan ayah yang bernama suhartono. Kelahiran ganesha sangat dinanti oleh mereka karena sudah satu tahun pernikahan mereka, mereka belum di karunia anak. Oleh karena itu disetiap doanya mereka selalu memanjatkan doa untuk dikaruniai seorang anak.

Kala itu kala itu matahari diufuk timur, beduk subuh mengaluni suara azan yang merdu itu.

“Aduh pak, sakit sekali perutku rasanya aku akan melahirkan sekarang, tolong aku pak.”  Teriak ibu Suhartini kesakitan
“Apa yang terjadi bu? Apakah ibu akan melahirkan sekarang? Tahan sebentar ya bu! Saya akan meminta bantuan sebentar,” jawab pak suhartono gugup. Continue reading

Sepenggal Kisahku Di Idul Fitri

Oleh: Rizka Amalia

Inilah kejahatan dan kesalahanku paling fatal! Aku menjadi maling di toko adik kandung ayahku sendiri. Sungguh bodoh aku ini! Aku mencuri barang – barang yang ada di toko itu yang nilainya tidak kurang mencapai 10 jutaan.

***

Malam itu langit begitu terang, bintang-bintang bertaburan menemani bulan yang dengan gagahnya menerangi bumi. Namun saat itu aku mabuk, mabuk dikerumunan teman-temanku! Tak tahu setan apa yang merasuki, aku pun melakukan tindakan bodoh yang memalukan itu!

Saat itu pasar tempat aku biasa mencari uang untuk mengganjal perut sedang sepi. Pasar Rawu tepatnya, pasar terbesar di kota Serang. Malam itu tidak ada orang ataupun satpam yang lewat juga berjaga. Kesempatan itu tidak aku sia-siakan, langsung saja ku gasak barang-barang di dalam toko Paman ku itu, toko tempat aku tercatat sebagai salah satu pegawainya setiap hari. ”Ha..ha.. besok aku akan jadi orang kaya”,gumam ku dalam hati. Continue reading

Cerpen Kimia : Arsen Si Pembunuh Bayaran

Ditulis oleh Halimah Pakot pada 21-06-2009

Siang ini aku duduk didepan rumahku di gang 4 blok VA nomor 33 di kampung kami sistem periodik unsur , aku berusaha mengingat kembali tentang semuanya, tentang tawaran manusia untuk melakukan hal yang menurutku itu sangat menjijikan untuk aku ulangi lagi, yaitu pekerjaan membunuh. Sudah lama aku jadi pembunuh bayaran, dan sebenarnya aku ingin berhenti dari pekerjaaan menjijikan ini, tapi lagi-lagi aku tak bisa. Manusia-manusia itu lebih mempercayaiku daripada teman-temanku seperti halnya sianida atau yang lainnya. Karena katanya pekerjaanku sangat rapi, dengan menyusup lewat makanan racunku menyerang sistem pencernaan manusia yang akan kubunuh sehingga dia mati seolah-olah seperti karena shok. Continue reading

Cerpen kimia: Catatan Harian Natrium 6

Ditulis oleh Halimah Pakot pada 19-12-2009

Desember 2009

Cinta…. apa yang sedang terjadi….

Seminggu tanpa berita….

Seminggu tanpa cerita….

Seminggu juga tanpa bicara…..

Dan cinta…. sedang apakah dirimu…..

Mengapa tak ada kabar…….

Mengapa tak jua datang…… Continue reading